Diduga Serobot Lahan Warga Siak Kecil, PT SSS Akan Dilaporkan Ke Mabes Polri

RiauBerdaulat.com,SIAKKECIL – Operasional PT. Sinar Sawit Sejahtera (SSS) yang diduga ilegal di Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis terus meluas dan menyerobot lahan masyarakat di sejumlah desa. Ulah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit ini membuat masyarakat gerah dan akan melaporkannya ke Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta.

Informasi yang dirangkum RiauBerdaulat.com, Rabu (7/12/2016) menyebutkan bahwa penyerobotan saat ini sudah sampai di kawasan lahan masyarakat di Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil. Di Desa Lubuk Gaung PT. SSS saat ini terus melakukan pembangunan kebun sawit tanpa melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan Siak Kecil.

“Operasional PT.SSS di Desa kami Lubuk Gaung semakin menjadi-jadi, bahkan perusahaan itu berani menutup jalan yang sudah lama digunakan masyarakat demi operasional mereka, ini akan menimbulkan konflik. Oleh sebab itu kami yang tergabung dalam Kelompok Tani Sungai Basung Desa Lubuk Gaung akan melaporkan PT. SSS ke Mabes Polri,” geram Nurzan Ketua Kelompok Tani Sungai Basung Desa Lubuk Gaung, Rabu (7/12/2016).

Diungkapkan Nurzan bahwa Pemerintah Desa Lubuk Gaung sudah menyurati PT. SSS agar menghentikan operasionalnya karena akan menyulut konflik, terlebih lagi masyarakat sudah banyak yang mengadu dan resah atas operasional mereka.

“Pak Kades sudah menyurati PT SSS, tapi tidak digubris. Kemudian Pak Kades juga sudah menyurati Camat Siak Kecil. Kalau PT SSS dalam waktu dekat tidak juga menghentikannya maka masyarakat sudah sepakat untuk melaporkan hal ini ke Mabes Polri,” ujar Nurzan.

Ketua Kelompok Tani Sungai Basung Desa Lubuk Gaung ini juga menunjukkan salinan surat dari Pemerintah Desa Lubuk Gaung kepada PT SSS yang bernomor 051/LG/2016/72 perihal Larangan Pembukaan Lahan Tanpa Izin tertanggal 7 November 2016

Dalam surat tersebut dikatakan bahwa Pemerintah Desa sudah mendapat laporan serta memantau langsung PT. SSS membuka lahan perkebunan sawit di Dusun Rumbai Jaya RT 001/RW.002 Desa Lubuk Gaung, bahwa Pemerintah Desa meminta PT SSS untuk menghentikan operasionalnya sampai ada legalitas yang benar-benar sah, PT SSS juga dinilai sewenang-wenang menutup jalan masyarakat yang sudah lama ada demi operionalnya.

“Untuk itu kami mendesak PT SSS segera angkat kaki dari Desa Lubuk Gaung ini, dan meminta Polri turun langsung memantau,” tegas Nurzan.

Sementara itu managemen PT SSS hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (RBN)