Foto bersama usai pembukaan

DPMD Gelar Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten Bengkalis Program Inovasi Desa Tahun 2019

Laporan : Erwin

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten Program Inovasi Desa (PID) di Ball Room Hotel Surya Kota Bengkalis, Kamis, 20 Juni 2019.

 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis, Yuhelmi melalui Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Erdila Johan menyampaikan, ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai pada pelaksanaan rakor itu.

“Yang pertama adalah penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), terutama aparatur desa dalam kemampuan tata kelola desa,” ujar Erdila saat menyampaikan arahan dan sambutan.

Tujuan lainnya adalah peningkatan kapasitas kader teknis desa dan memperkenalkan keberadaan P2KTD kepada stakeholder dalam pelaksanaan program inovasi desa bidang pengembangan ekonomi lokal, kewirausahaan dan pengembangan SDM.

Erdila mengatakan, ada beberapa materi yang dibahas pada rakor tersebut. Diantaranya kebijakan PID sekaligus evaluasi program, alokasi dana dan pertanggungjawaban PID Tahun 2019.

"Selanjutnya teknis Pelatihan Pelayanan Sosial Dasar Masyarakat (PSDM), teknis Bursa Inovasi Desa (BID) Kecamatan, implementasi PID Tahun 2019, serta replikasi dan capturing." tambahnya.

Lebih lanjut Erdila menjelaskan bahwa, rapat koordinasi  ini akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi, serta produksi di masyarakat, yaitu dengan adanya berbagai inovasi baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

“Diharapkan para tim PID memiliki wawasan yang luas, serta pola pikir yang berkelanjutan, serta program dan kegiatan yang dibangun di Kabupaten Bengkalis ini harus bersifat kreatif, inovatif dan sesuai dengan kondisi kekinian”, harapnya.

Lebih lanjut DPMD meminta kepada Tim Inovasi Desa, untuk membentuk berbagai program inovasi baru, yang tidak terlepas dari program pemerintah daerah , serta mengembangkan berbagai konsep yang ada untuk meningkatkan berbagai inovasi yang dijalankan. Inovasi yang dimunculkan harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala desa, pendamping desa dan beberapa stake holder terkait.