Jalankan Rekomendasi Pemkab Bengkalis, Pengurus Koperasi BBDM Kubu Haji Ismail Gelar Konferensi Pers
Konferensi Pers pengurus Koperasi BBDM yang dipimpin Haji Ismail, Jumat (7/12/2018) malam di Sungai Selari.

Jalankan Rekomendasi Pemkab Bengkalis, Pengurus Koperasi BBDM Kubu Haji Ismail Gelar Konferensi Pers

Laporan : Jhon Hendri dan Andhika Sungai Pakning

 

Sulaiman : 'Somasi Suwitno Pranolo Salah Alamat, Itu Rekomendasi Pemkab Bengkalis Bukan Keputusan Plt Kadiskop'

 

SUNGAIPAKNING – Menindaklanjuti hasil rapat pembahasan penyelesaian dualisme kepengurusan Koperasi Bukit Batu Darul Makmur (BBDM) yang dimediasi oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada Selasa (27/11/2018) lalu, pengurus Koperasi BBDM yang diketuai Haji Ismail, Jumat (7/12/2018) menggelar konferensi pers untuk persiapan Rapat Anggota Tahunan Luar Biasa (RAT - LB), serta mengklarifikasi beberapa hal yang dianggap perlu untuk diketahui oleh masyarakat luas.

 

Pada konferensi pers yang digelar di kediamannya, Ketua Koperasi BBDM Haji Ismail yang didampingi sejumlah pengurus dan pengawas koperasi menyampaikan beberapa hal kepada sejumlah Insan pers yang hadir. Antara lain terkait rekomendasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar dilaksanakan RAT Luar Biasa untuk menyusun dan memilih kepengurusan baru.

 

“Yang pertama kita mendukung dan mengapresiasi rekomendasi atau saran dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada rapat penyelesaian tanggal 27 November lalu di Kantor Bupati. Dimana rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bapak Heri Indra Putra, diikuti oleh Kabag Hukum, Camat, Plt Kadiskop, Perwakilan Polres serta sejumlah pejabat terkait," papar Haji Ismail didampingi pengurus dan pengawas seperti Sulaiman, Ujang Efendi, Rusdi Ispandi, Husni Libra, Rahmad Iwandi, Syafruddin dan lainnya.

Oleh karena itu pekan depan atau dalam bulan ini juga, Koperasi BBDM kubu Haji Ismail akan melaksanakan RAT Luar Biasa sesuai dengan rekomendasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis rapat penyelesaian sebelummnya.

 

Haji Ismail juga menjelaskan Pemkab Bengkalis juga sependapat dengan pihak perusahaan PT Surya Dumai Agrindo (SDA) bahwa Inventarisir lahan plasma masyarakat yang diakui adalah yang dilakukan sejak tahun 2009 sampai tahun 2013, sedangkan inventarisir di atas tahun 2013 dianggap tidak sah dan rekayasa.

 

“Makanya terkait hal ini, kita sudah menempuh jalur hukum dan sudah membuat laporan ke pihak yang berwajib, atas oknum yang mengaku sebagai pengurus Koperasi BBDM. Sedangkan mereka yang mengakui pengurus koperasi BBDM tersebut tidak pernah hadir selama empat kali, pada pertemuan yang difasilitasi oleh Pemerintah melalui Dinas Koperasi dalam mencari solusi,” ungkapnya.

 

Somasi Kepada Plt Kadiskop dan UMKM Bengkalis Salah Alamat

 

Sementara itu Sulaiman Juru Bicara Koperasi BBDM Kubu Haji Ismail dalam kesempatan itu menambahkan bahwa Somasi yang dilakukan Suwitno Pranolo terhadap Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis Herman, adalah salah alamat dan tendensius.

 

“Bapak Herman waktu itu hanya menyampaikan hasil keputusan rapat Pemerintah Kabupaten Bengkalis, padahal rapat itu sendiri dipimpin Pak Bupati yang diwakili Asisten Bapak Heri Indra Putra. Itu bukan rapat Dinas Koperasi tapi rapat tingkat Pemkab Bengkalis." jelas Sulaiman.


Jadi selain salah alamat, lanjut Sulaiman pihaknya juga menilai Somasi Suwitno Pranolo sangat tendensius, dan merupakan upaya mereka untuk melawan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.


"Itu artinya mereka mensomasi keputusan Bupati Bengkalis. Sedangkan mereka sudah diundang, tapi tidak mau datang. Jadi sudah jelas bahwa mereka tidak ada niat baik untuk menyelesaikan hak – hak masyarakat. Makanya minggu depan kita akan segera melakukan RAT Luar Biasa sesuai rekomendasi Pemkab Bengkalis,” pungkas Sulaiman.

 

 

Dikatakannya bahwa oknum yang mengaku sebagai Pengurus Koperasi Darul Makmur itu tidak ada itikad baik untuk duduk bersama. Padahal MoU perusahaan yang asli masih dipegang oleh kepengurusan Haji Ismail. 


"Jadi dualisme itu kita anggap tidak ada, dan kami juga mendukung keputusan rapat Pemkab Bengkalis beberapa waktu lalu yang menegaskan bahwa setiap kegiatan yang mengatasnamakan Koperasi BBDM pasca pembubaran adalah tidak sah,” tambah pria yang akrab disapa Leman ini. 

 

Sulaiman juga menegaskan bahwa pihaknya sedang menempuh langkah – langkah hukum untuk mencari solusi terbaik demi kemaslahatan masyarakat, oleh karena itu pihaknya mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat Kecamatan Bukit Batu.