Jembatan Sungai Manggis Sudah Berfungsi, Masyarakat Berharap DPU Lanjutkan Pembangunan Jalan
Jembatan Sungai Manggis Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil

Jembatan Sungai Manggis Sudah Berfungsi, Masyarakat Berharap DPU Lanjutkan Pembangunan Jalan

RiauBerdaulat.com,SIAKKECIL – Masyarakat Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil dan sekitarnya bersyukur dengan selesainya pembangunan Jembatan Sungai Manggis Akhir tahun 2016 lalu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU). 

Dengan selesainya jembatan yang dibangun sejak tahun 2013 itu, masyarakat tidak lagi menggunakan sampan untuk menyeberang jika ingin berurusan ke Ibukota Kecamatan Siak Kecil dan begitu juga sebaliknya. 

“Alhamdulillah sekarang kita tidak perlu lagi menggunakan sampan untuk menyeberang sungai, karena Jembatan Sungai Manggis Desa Lubuk Gaung ini sudah selesai dibangun,” ungkap Rudi salah seorang warga, Minggu (12/2/2017). 

Dikatakan Rudi, sebelum jembatan selesai dibangun warga menggunakan perahu untuk menyeberang, sehingga proses pembangunan pun berjalan lambat karena material bangunan sulit keluar masuk Desa Lubuk Gaung. 

“Mudah-mudahan seiring dengan berfungsinya jembatan ini, pembangunan Desa Lubuk Gaung dan Desa lainnya dapat berjalan lancar,” tambahnya. 

Kepala Desa Lubuk Gaung Armaini mengatakan sejak jembatan selesai, desa yang dipimpinnya mulai ramai dilewati orang. Dia berharap pertumbuhan ekonomi warga dapat pula tumbuh dan berkembang. 

“Ya kita bersyukur dengan selesainya jembatan ini, dan kita berharap kepada DPRD dan Pemkab Bengkalis melalui Dinas PU dapat melanjutkan pembangunan body jalan dari jembatan itu menuju jalan besar,” kata Armaini. 

Menurutnya saat ini body jalan dari jembatan menuju jalan besar belum ada, sehingga orang yang ingin melewati jembatan itu harus memutar dulu lewat pekarangan rumah warga. 

“Kita harap Dinas PU bisa melanjutnya body jalannya sesegera mungkin. Karena tidak hanya warga Lubuk Gaung yang menggunakan jembatan itu, tapi ada juga guru-guru SMPN 5 Siak Kecil dan sekolah lainnya yang bolak-balik mengajar di desa kita.” Tutur Armaini mengakhiri.(RBE)