Foto Ilustrasi

Kadis Kelautan dan Perikanan Bengkalis Sudah Ingatkan Kapal Bantuan Nelayan Tidak Boleh Dijual

Terkait Dugaan Penjualan 3 Unit Kapal Bantuan oleh Ketua Kelompok Nelayan Maju Bersama
 
RiauBerdaulat.com,BUKITBATU - Terkait bantuan 3 unit kapal dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Bengkalis kepada Kelompok Nelayan Usaha Bersama Maju Bersama Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu yang diduga dijual oleh ketua kelompoknya, dinilai sudah menyalahi aturan dari kesepakatan yang pernah di berikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)  Kabupaten Bengkalis. 


"Memang benar, DKP pernah menyalurkan bantuan 3 unit kapal kepada Kelompok Nelayan Usaha Bersama Maju Bersama pada tahun 2013, apabila bantuan tersebut dijual maka mereka sudah melanggar aturan dari kesepakatan yang ada," ujar Kepala DKP Bengkalis Amril Fakhri ketika dihubungi,  Minggu (12/03/2017).


Dijelaskan Amril bahwa bantuan kapal ini selain Kelompok Nelayan Maju bersama yang diketuai Amiruddin juga ada kelompok lain yang menerima bantuan tersebut, menurutnya dalam kesepakatan yang dibuat bantuan tersebut tidak boleh dipindah tangankan kepada pihak lain. 


"Intinya bantuan kapal tersebut diperuntukan untuk menunjang sarana terhadap kelompok nelayan dalam menangkap ikan, dipindahtangan saja tidak boleh apalagi dijual" tegasnya.

Selain itu persoalan ini pernah juga dilaporkan oleh masyarakat Desa Pakning Asal kepada DKP sekitar 2 tahun yang lalu dan ketua kelompok sudah dipanggil untuk klarifikasi. 

"Ketua kelompoknya Amir sudah kita panggil dan dia membantah bahwa 3 unit kapal tersebut dijual, hanya dipinjam pakaikan kepada pihak lain, " kata Amril. 

Amril berharap persoalan ini jangan sampai nantinya bermasalah,  kalau memang dipi jam pakaikan, Ketua kelompok harus bisa membuktikannya,  namun dari perjanjian sebelumnya dinilai sudah menyalahi.

Seperti diberitakan sebelumnya LSM Penjara Kabupaten Bengkalis menemukan adanya dugaan 3 kapal bantuan dari Pemkab Bengkalis terhadap kelompok Nelayan Maju Bersama Usaha Bersama Desa Pakning Asal Kecamatan Siak Kecil di jual oleh ketua Kelompok. 
 

"Kita menduga 3 kapal tersebut sudah dijual ke pihak lain, kalau memang ada mana bukti kap tersebut dan ketua kelompok masi bekelah kapal tersebut di pinjam pakaikan kepada pihak lain, " kata Sekretaris DPC LSM Penjara Bengkalis Zulhan Juny Nurdin beberapa waktu yang lalu.(ROPY)