Kepala Disdagperin Bengkalis Indra Gunawan saat menyalurkan paket sembako pasar mura di Kecamatan Bengkalis

Kecamatan Bengkalis dapat 7200 Paket Sembako Pasar Murah yang Ditaja Disdagperin

Laporan : Erwin
 
Bantu Masyarakat Terdampak Covid 19, Disdagperin Bengkalis Salurkan 44.192 Paket Sembako Pasar Murah

BENGKALIS – Untuk membantu masyrakat yang terdampak ekonomi dari pandemi Covid – 19, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis sudah menyalurkan 44.192  paket  sembako pada  kegiatan pasar murah di 11 Kecamatan.

Kegiatan yang dimulai dari Kecamatan Bengkalis itu dibuka langsung oleh Kepala Disdagprin Kabupaten Bengkalis Indra Gunawan. Untuk di Kecamatan Bengkalis disalurkan sebanyak 7200 paket sembako atau bahan pangan.

“Alhamdulillah pasar murah tahap pertama ini sudah selesai kita laksanakan dengan rincian sebagai berikut di Kecamatan Bengkalis sebanyak 7200 paket sembako, Kecamatan Bantan sebanyak 4700 paket, Kecamatan Bukit Batu sebanyak 2500 paket,

Kecamatan Bandar laksamana  sebanyak1091 paket, Kecamatan Siak kecil sebanyak 2700 paket, Kecamatan Rupat sebanyak 3300 paket, Kecamatan Rupat Utara sebanyak 1618 paket, Kecamatan Bathin Solapan sebanyak 4264 paket, Kecamatan

Mandau sebanyak 10332  paket, kecamatan Pinggir sebanyak 4391 paket dan Kecamatan Tualang Mandau sebanyak 2096 paket,” ungkap Indra Gunawan, Senin (18/05/2020).

Jumlah paket untuk penerima yang akan disiapkan oleh Disdagperin merupakan data yang disampaikan oleh pemerintah desa atau kelurahan. Secara menyeluruh jumlah penerima kegiatan pasar murah di Kabupaten Bengkalis sebanyak 44.192 kepala keluarga (KK), masing – masing KK mendapat satu paket sembako.

Data penerima tersebut sepenuhnya tangung jawab dari pihak kelurahan atau desa masing-masing. Karena mereka yang menentukan siapa penerima bantuan pasar murah ini. Sementara bagi penerima bantuan pasar murah juga berkewajiban menebus sebesar Rp 50 ribu yang dikumpulkan atau secara teknisnya diserahkan kepada desa atau kelurahan tempat warga tersebut berdomisili. Harga Rp 50 ribu tersebut sudah disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, karena harga riil dari paket tersebut mencapai Rp. 200.000,-.

”Penerima Paket Pasar Murah harus memiliki kriteria antara lain penghasilannya harus di bawah dua juta rupiah dan tidak menerima bantuan non tunai dari Dinas Sosial. Bisa saja yang menerima perangkat desa yang gajinya tidak sampai dua juta, kemudian UKM terdampak, pekerja yang kehilangan pekerjaan, ODP dan PDP Covid 19, penjaga masjid dan lainnya yang terdampak,” ujar Indra.

Dijelaskan Indra, penyaluran pasar murah dampak covid-19 ini akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama Mei 2020, tahap selanjutnya sebulan ke depan dan seterusnya.

”Pasar murah ini akan dijalankan dalam 3 tahap atau selama tiga bulan, mulai dari bulan Mei, Juni dan Juli. Untuk setiap paketnya berisi beras 10 kg, dua liter minyak goreng dan gula pasir 2 kg,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Indra, penyaluran paket sembako Covid-19 dari Disdagprin dan pihak ketiga hanya sampai di kantor kelurahan dan desa, "Kita harap protokol kesehatan diterapkan pihak desa dan kelurahan  social distancing dan phisical Distancing dalam membagi paket sembako tersebut tidak boleh  berkelompok atau berdesakan," harap Indra Gunawan.