LAMR BUKIT BATU : PT SDA WAJIB SEGERA REALISASIKAN BAGI HASIL KEBUN PLASMA

LAMR BUKIT BATU : PT SDA WAJIB SEGERA REALISASIKAN BAGI HASIL KEBUN PLASMA

LAPORAN : DYANTO 
 
RIAUBERDAULAT.COM,BUKITBATU - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis Riau, mengingatkan PT Surya Dumai Agrindo (SDA) yang menggarap hampir 7000 hektar lahan di 7 desa Kecamatan Bukit Batu, untuk menunaikan kewajibannya merealisasikan bagi hasil perkebunan plasma untuk masyarakat.
“Kita ingatkan kepada PT SDA bahwa realisasi bagi hasil melalui Koperasi Bukit Batu Darul Makmur (KBBDM) adalah Kewajiban mereka, plasma ini harus ditegaskan agar kesenjangan ekonomi tidak melebar. Apalagi seluruh kelompok tani sudah menunggu sejak tahun 2014 lalu," pungkas Ketua LAMR Kecamatan Bukit Batu Moeslim Rozali,B.Ac Selasa (10/10/2017) malam.
Dipaparkan Moeslim bahwa berdasarkan Undang - Undang setiap perusahaan perkebunan diharuskan membangun plasma seluas 20% dari luas konsesi hak guna usaha. 
"Pola kemitraan plasma ini merupakan amanat dari UU No. 18/2004 tentang Perkebunan. Pada 2007, perusahaan perkebunan inti diwajibkan membangun plasma dengan menyisihkan 20% luas HGU mereka. Berarti hak masyarakat 7 desa di kecamatan Bukit Batu hampir 2000 hektar lahan pasma sawit yang harus dibagikan hasilnya melalui KBBDM," tambahnya.
Menurut Moeslim jika PT SDA bersikukuh untuk tidak segera merealisasikannya atau mengambil langkah - langkah konkrit untuk mengakomodir masyarakat, berarti perusahaan tersebut melanggar Undang - Undang.
"Berdasarkan informasi yang kita terima, saat ini kepengurusan Koperasi BBDM sudah disahkan oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI, jadi tidak baik jika hak masyarakat ditunda-tunda, oleh karena itu LAMR Bukit Batu meminta kepada PT SDA maupun Koperasi BBDM secepatnya membuat MoU tentang bagi hasil demi kesejahteraan masyarakat kususnya para petani yang ada di daerah ini," tutupnya.