Pukul 22:00 WIB Listrik Menyala, Warga Pakning Yang Mengamuk Membubarkan Diri
Terlihat kaca jendela Kantor PLN Sub Ranting Sungai Pakning yang dipecahkan massa, Jumat (2/12/2016) malam.

Pukul 22:00 WIB Listrik Menyala, Warga Pakning Yang Mengamuk Membubarkan Diri

RiauBerdaulat.com,SUNGAIPAKNING – Tepat Pukul 22:00 WIB Jumat (2/12/2016) akhirnya aliran listrik Sungai Pakning Kembali menyala, warga yang tadinya mengamuk dan menunggu hingga lampu hidup akhirnya membubarkan diri dengan dikawal oleh sejumlah personel Polsek Bukit Batu yang dipimpin Kapolsek AKP Daud Sianturi.

Ratusan massa tersebut mayoritas menggunakan sepeda motor yang berasal dari sejumlah desa.

“Syukurlah lampu listrik kembali menyala, kalau tidak entah apo yang tejadi dengan kantor PLN Pakning yang macam tak bertuan itu,” ujar Yahya salah seorang warga yang sejak pukul 20:00 WIB menyaksikan ratusan massa mengamuk di Kantor PLN Sub Ranting Sungai Pakning.

Pantauan hingga pukul 22:15 WIB kerumunan massa sudah tidak terlihat lagi di lokasi. Hanya saja warga kesal tidak dapat menemui perwakilan dari managemen PLN di kantor Sungai Pakning, lantaran para petinggi  yang berkompeten berkantor di PLN cabang Dumai sejak aliran listrik Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil dialiri interkoneksi sumatera.

“Kami kesal tidak ada seorang pun pihak PLN yang terlihat batang hidungnya satu orangpun saat aksi tadi, beruntung ada Kapolsek yang menghubungi mereka, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut seolah-olah Pakning ini dipandang sebelah mata oleh PLN. Kita minta tidak ada lagi pemadaman di wilayah Sungai Pakning ini,” ungkap Darmayanto yang ikut menyaksikan aksi massa malam di PLN Pakning malam ini.

Kapolsek Bukit Batu AKP Daud Sianturi dikonfirmasi mengatakan setelah listrik kembali menyala situasi dan kondisi kembali aman dan terkendali.

“Ya sukurlah listrik sudah hidup, sehingga massa membubarkan diri dan situasi kembali kondusif,” tutur Daud Sianturi.(RBE)