Ketua MKA LAMR Siak Kecil H Bahari Ensih didampingi Ketua LAMR Siak Kecil memasang tanjak kepada salah seorang Datuk Penghulu Adat yang ditabalkan.

Tabalkan 17 Datuk Penghulu Adat, Ketua Umum LAMR Puji Pengurus Kecamatan Siak Kecil

Laporan : Darmayanto

 

RIAUBERDAULAT.COM,SIAKKECIL – Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Syahril Abu Bakar memuji dedikasi Pengurus LAMR Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis dalam melestarikan khazanah dan adat resam melayu.

Dalam sambutannya Ketua Umum LAMR Provinsi Riau Datuk Syahril Abu Bakar menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus LAMR Kecamatan Siak Kecil, karena begitu aktif dalam mengawal dan melestarikan khasanah budaya dan adat resam melayu di bumi Riau ini.

“Saya baru menjabat sebagai ketua umum LAMR baru tiga bulan, tapi sudah dua kali sampai di sini atas undangan kegiatan LAMR Siak Kecil. Dan untuk Upacara Penabalan Datuk Penghulu Adat ini, merupakan yang perdana digelar di Riau,” ungkap Syahril. 

Hal itu disampaikan Syahril pada Rabu (18/10/2017) dalam upacara adat berupa penabalan terhadap 17 orang Datuk Penghulu Adat yang diamanahkan untuk menjadi pemangku adat melayu di seluruh desa Kecamatan Siak Kecil yang diselenggarakan di sekretariat LAMR Kecamatan Siak Kecil Desa Lubuk Muda.

Agenda pemberian gelar Datuk Penghulu Adat kepada seluruh Kepala Desa se Kecamatan Siak Kecil secara serentak yang digelar LAMR ini, merupakan yang perdana diselenggarakan di Provinsi Riau.

Pantauan media ini upacara Penabalan selain dihadiri langsung oleh Ketua Umum LAMR Provinsi Riau Datuk Syahril Abu Bakar dan jajarannya, juga terlihat Ketua LAMR Kabupaten Bengkalis dan jajarannya, Ketua LAMR Kecamatan Siak Kecil A Latief beserta seluruh pengurus, Ketua Majelis Kerapatan A dat (MKA) LAMR Siak Kecil Khalifah H Bahari Ensih,  Camat Siak Kecil, seluruh Kepala Desa yang diberi gelar Datuk Penghulu Adat, serta puluhan undangan lainnya.

 

Syahril juga menyampaikan petuahnya kepada Datuk Penghulu Adat yang baru ditabalkan agar menjaga marwah melayu.

“Jage marwah dan jage nama baik melayu, Datuk Penghulu Adat memiliki tugas sebagai orang yang dituakan di desanya masing-masing, dan tempat mengadu bagi masyarakatnye dalam menjalankan serta melestarikan budaya adat resam melayu,” pesan Ketua Umum LAMR.

Sementara itu Ketua LAMR Kecamatan Siak Kecil A Latief dalam kesempatan itu mengatakan tujuan dari penabalan Datuk Penghulu Adat untuk seluruh desa, agar khazanah budaya dan adat melayu terus terjaga dan dilestarikan sampai ke pelosok desa.

“Penabalan terhadap 17 Kepala Desa se Kecamatan Siak Kecil yang mendapat gelar Datuk Penghulu Adat ini, bertujuan untuk menjaga adat dan budaya resam melayu serta agar para Datuk Penghulu nantinya dapat menjalankan amanah dengan sebaik mungkin, menjunjung tinggi nilai budaya dan resam melayu yang bersendikan Al Quran dan Sunah. Semoga dengan demikian kecamatan Siak Kecil di masa mendatang dapat menjadi tauladan dalam menjaga dan melestarikan budaya dan adat istiadat melayu Riau,” tutur A Latief.