Tepis Semua Berita Yang Menyudutkan, Ini Klarifikasi Tim Pengacara Bupati Bengkalis
Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat menghadiri sidang kasus pencemaran nama baiknya di PN Pekanbaru

Tepis Semua Berita Yang Menyudutkan, Ini Klarifikasi Tim Pengacara Bupati Bengkalis


PEKANBARU - Banyaknya pemberitaan yang dikeluarkan oleh media afiliasi terdakwa Toro di kecam oleh  tim kuasa hukum Bupati Bengkalis. Mereka menduga beberapa media ini sudah dengan sengaja mempelintir ucapan Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat menjadi saksi pelapor di sidang ke 13 kasus ITE dengan terdakwa Toro, Senin ( 09/10/2018 ) kemarin.

 Tim Pengacara Bupati Bengkalis Amril Mukminin, yang terdiri dari Iwandi SH MH, Asep Ruhiyat SH MH, Robin P Hutagalung SH, Patar Pangasian SH, Marnalom Hutahaean SH, Adi Murphi Malau SH MH, Wirya Nata Atmaja SH, Tairan SH, Herbet Abraham P SH, Fery Adi Pransista SH dan Faizil Adha SH di saat mengeluarkan rilisnya mengatakan, mereka sangat kecewa dengan pemberitaan yang di muat oleh beberapa media yang dia duga dari afiliasi terdakwa Toro. Karena menurutnya isi berita di duga kuat mengandung kebohongan besar, tendensius, menggiring opini dan sengaja mengutip secara keliru atau tidak utuh dan parsial (pelintir), sehingga menimbulkan makna yang merugikan klien nya.

Adapun pelurusan beritanya bermula saat Saksi pelapor membacakan isi dari Pernyataan, Penilaian dan Rekomendasi (PPR) Dewan Pers Nomor: 493/PPR-DP/IX/2017 di persidangan sebagaimana permintaan dari pengacara terdakwa, di mana dalam PPR tersebut antara lain menyebut ''Apa bila rekomendasi ini tidak dilaksanakan oleh teradu, maka pengadu atau pihak yang merasa dirugikan, dapat membawa kasus ini ke proses hukum dan pada masa depan Dewan Pers tidak akan menangani masalah atau perkara Pers yang terkait dengan teradu. Sehingga setiap pihak yang merasa dirugikan oleh teradu dapat langsung menempuh proses hukum tanpa terlebih dahulu mengadu ke Dewan Pers.

Selanjutnya saat Saksi Pelapor setelah diperlihatkan postingan tersebut, membaca judulnya dan membaca isi berita ternyata isinya serupa (isi berita berulang-ulang) dengan tulisan dan postingan yang terdahulu yang menyerang kehormatan saksi pelapor. Isi beritanya sangat menghina, menyinggung dan memfitnah secara keji, sehingga saksi pelapor tidak melanjutkan membaca postingan itu dan segera hendak melaporkan penghinaan tersebut. Oleh karena jarak yang jauh antara Bengkalis dan Pekanbaru serta waktu juga sudah malam, akhirnya saksi pelapor membuat laporan keesokan harinya di Polda Riau.

Masih menurut Tim Pengacara Bupati  Bengkalis, bahwa tidak benar jika klien nya itu memberikan keterangan bolak-balik di persidangan, karena faktanya, semua jawaban yang di sampaikan oleh kliennya itu disampaikan dalam keadaan tenang, jelas dan sesuai fakta. Malah kalau di nilai olehnya justru pengacara terdakwa yang terkesan mengulang-ulang pertanyaan sehingga di tegur oleh majelis hakim.

Tak hanya itu Tim Pengacara juga menyebut jika kliennya itu tidak pernah mengundang siapapun selain kuasa hukum dan ajudannya pada saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Pekanbaru kemarin. Faktanya yang hadir di persidangan saat itu adalah masyarakat Kabupaten Bengkalis yang prihatin atas dugaan fitnah yang dibuat oleh terdakwa Toro dan masyarakat pemerhati hukum yang mendukung langkah hukum yang dilakukan oleh Amril Mukminin selaku Bupati Bengkalis serta pendukung-pendukung dari terdakwa. (Rilis)