Thina Olithia Avelyn Berbagi Rezeki Kepada Warga Terdampak Covid - 19
Foto : Thina Olithia menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid 19

Thina Olithia Avelyn Berbagi Rezeki Kepada Warga Terdampak Covid - 19

Laporan : Erwin
 
 
BENGKALIS – Masyarakat  Indonesia dikenal dengan nilai-nilai budaya saling membantu antar sesama,  apalagi disaat ada yang sedang mengalami musibah.  masyarakat Indonesia diserang virus corona, virus ini sangat berbahaya sehingga pemerintah harus bergerak cepat untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

Dampak pandemi COVID-19 ini merambah sampai ke sendi-sendi kehidupan masyarakat, baik kesehatan,ekonomi, sosial dan kebutuhan bahan pangan.

Pemerintah memberikan bantuan bermacam bentuk kebutuhan masyarakat, dari bantuan tunai sampai bantuan  bahan pangan sembako, selain pemerintah, tidak sedikit pula para relawan yang ikut membantu memberikan sedikit rezekinya kepada masyarakat  yang terkena dampak COVID-19.

Salah satu relawan Bengkalis  yang ikut berbagi hari ini, Thina Olithia Avelyn karyawan PT. Prudential Life Assurance. 

"Kehidupan masyarakat hari ini berubah total, dari segi pendapatan sudah jelas jauh berkurang dari sebelumnya," kata Thina

Wanita 32 tahun yang akrab di sapa Agustina kembali mengutarakan, oleh karena itu bagi kita yang berlebih sedikit rezeki tidak salah kalau kita saling berbagi kepada yang membutuhkan, apalagi nilai-nilai saling berbagi antar sesama sangat erat di daerah kita ini.

“Meskipun saya sedikit terlambat, mungkin kawan-kawan yang lain sudah lebih dulu berbagi, semoga apa yang saya beri ini bisa membantu mengurangi beban mereka, begitu juga kedepannya mudah-mudahan bisa kembali berbagi, Ungkap," Agustina kepada wartawan kamis (14/5) sore.

Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan (Menkes) telah menyetujui dan mengeluarkan surat  Nomor HK.01.07/MENKES/308/2020 2020 Tentang Penetapan PSBB Di Wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupatek Siak, Kabupaten Bengkalis, Dan Kota Dumai, Provinsi Riau, Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.