Ulama Minta Kapolda Jabar Dicopot
KH. Husni Thamrin

Ulama Minta Kapolda Jabar Dicopot

RiauBerdaulat.com,BANDUNG -- Ulama Kharismatik asal Jawa Barat KH Muhammad Husni Thamrin mengecam keras tindakan brutal dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang menyerang anggota Front Pembela Islam (FPI) usai mengawal agenda pemeriksaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Kamis (12/1) kemarin.
 
"Ini sebuah kelompok binaan, mereka ingin mengadu domba antar umat Islam," ujar Kyai yang akrab disapa Abi Thamrin itu dilansir dari Suara Islam Online, Jumat (13/1). 
 
Menurutnya gerakan tersebut sudah diperalat dan dijadikan alat untuk memecah belah, "Dan kemungkinan ini ada indikasi gerakan seperti PKI," ungkapnya.
 
"Dan yang saya dengar, kelompok itu dibina oleh Kapolda Jabar," tambahnya.
 
Oleh karena itu, pihaknya akan menuntut pertanggungjawaban Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan atas insiden ini. "Akan kita minta supaya dicopot," tegasnya.
 
Diberitakan sebelumnya sassa aksi damai ormas Islam yang mengawal pemeriksaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat diserang oleh sekelompok orang yang diduga oleh massa Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang pada saat yang melakukan aksi menentang Habib Rizieq.
 
Habib Rizieq sendiri usai pemeriksaan menghimbau massa pendukungnya untuk pulang dengan tertib. "Saya ucapkan terima kasih banyak buat massa yang hadir, dan saya himbu agar pulang dengan tertib. Mari kita pulang ke rumah masing-masing, dan jangan meladeni jika ada provokasi," pesannya.
 
Suasana yang awalnya berjalan kondusif selepas Habib Rizieq meninggalkan Mapolda Jabar, akhirnya menjadi ricuh akibat serangan tersebut.
 
Kericuhan terjadi karena salah satu mobil yang membawa rombongan FPI diserang. "Saat mau pulang suasana kondusif, kita juga sambil bershalawat mengawal Habib Rizieq keluar," ujar Ustaz Hasri Harahap, salah satu peserta aksi dilansir dari Suara Islam Online, Kamis (12/1/2017).
 
Namun, kata dia, saat rombongan keluar, massa paling belakang itu diserang oleh massa GMBI. "Mereka yang menuntut agar Habib tidak keluar lagi alias ditahan usai pemeriksaan. Dan kericuhan ini supaya mencitrakan FPI di media sebagai kelompok anarkis," tambah Ustaz Hasri.
 
Akibat serangan tersebut, beberapa orang pendukung FPI mengalami luka-luka dan satu buah mobil Kijang Inova berwarna hitam, yang membawa rombongan FPI mengalami kerusakan.(RBN/SI)