TIM KUKERTA BALEK KAMPUNG UNRI TAHUN 2021 TUMBUHKAN SEMANGAT BELAJAR SISWA - SISWI DI MASA PANDEMI

$rows[judul] Keterangan Gambar : Tim Kukerta UNRI 2021 di Desa Api - Api

BANDARLAKSAMANA - Desa Api-Api – Virus Covid-19 yang kian hari kian meningkat mengakibatkan proses belajar mengajar menjadi terhambat. Para pelajar diharuskan untuk melakukan proses pembelajaran di rumah  masing-masing atau yang  biasa dikenal dengan PJJ atau pembelajaran jarak jauh. 

Dalam menghadapi kondisi yang seperti ini mahasiswa kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Balek Kampung Universitas Riau Tahun 2021 mengadakan kegiatan “ Belajar Bersama Kakak Mentor” di Desa Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana.

Ketua tim kegiatan Kukerta Zikri Hamidi kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan belajar bersama kakak mentor merupakan salah satu cara untuk mengatasi para pelajar yang mengalami kesulitan memahami pembelajaran dari rumah dan  kurangnya bimbingan belajar dari orang tua.

“Proses pembelajaran jarak jauh  tidak sepenuhnya efektif seperti yang diharapkan oleh pemerintah, sekolah bahkan guru. Banyaknya keluhan dari adik- adik SD kepada kami menjadikan dasar untuk tim kami mengadakan kegiatan belajar bersama kakak mentor. Para pelajar yang membutuhkan bantuan dalam memahami pembelajaran dapat datang langsung ke posko tim Kukerta Balik Kampung Desa Api-Api dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke posko ditempat yang telah kami sediakan. Kami berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu  solusi dalam menghadapi proses pembelajaran dikala pandemi”.  Ujar Zikri hamidi.

Mellyana Sari selaku penanggungjawab penerapan protokol kesehatan di Tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau Tahun 2021 melakukan pendataan kepada adik-adik pelajar yang ingin mengikuti kegiatan belajar bersama kakak mentor. Pendataan ini bertujuan untuk membagi para pelajar tersebut menjadi beberapa kelompok kecil dengan tujuan untuk menghindari terjadinya kerumunan. 

“Kami sangat senang dapat membantu adik-adik dalam memahami pembelajaran. Pembagian kelompok belajar dengan skala kecil ini kami lakukan dengan tujuan untuk menghindari terjadinya kerumunan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus covid19 dan agar adik-adik tersebut menjadi lebih fokus dalam memahami pembelajaran” Ujar Mellyana sari.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)