RiauBerdaulat.com,BENGKALIS
- Safrana Firza anggota DPRD Bengkalis dari Partai Persatuan
Pembangunan (PPP) yang tidur saat sidang paripurna penyampaian LKPJ
Bupati, Selasa (4/4/2017) sore lalu, mengaku sangat berterima kasih
dengan pemberitaan tersebut dan ia tidak ada uang untuk imbalan atas
pemberitaan itu. Sikap Safrana ini dinilai merendahkan profesi wartawan
dengan menyebut pemberitaan tersebut bisa dibayar dengan uang.
"Saya sangat berterima kasih dengan wartawan halloriau.com,
atas pemberitaan tersebut saya jadi tenar dan saya tidak ada duit untuk
imbalan berita anda, " kata Safrana ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis
(6/4/2017).
Selain itu Safrana dengan arogannya
melalui pesan short message (SMS) mengukur profesi wartawan dengan
uang karena ia menilai setiap wartawan yang membuat pemberitaan harus
mendapatkan imbalan.
"Mas, saya bukan ukur. Sy
tidak marah. Bekerja ada imbalannya. Sebaik itu mas kepada saya tapi sy
ngak bisa balas," kata Safrana melalui pesan singkatnya seakan
menyindir.
Selain itu Safrana tidak merasa
berdosa atas aksi tidurnya saat sidang paripurna tersebut, bahkan ia
sempat mengirimkan sms. "Dewan tidur, hehehe, " tulis Safrana.
Diberitakan
sebelumnya saat sidang paripurna penyampaian Laporan Keuangan
Pertangung Jawaban (LKPJ) Bupati Bengkalis tahun 2016 oleh Plt Sekda
Bengkalis Selasa (4/4/2017) sore kemarin di gedung DPRD, ada
pemandangan menarik.
Saat sidang berlangsung,
salah seorang anggota DPRD Bengkalis malah tertidur pulas dan tidak
menyadari sekelilingnya, bahkan saat difoto salah seorang wartawan.
Dari foto yang diambil langsung oleh wartawan halloriau.com
terlihat jelas sang anggota dewan yang terhormat tersebut tertidur
pulas saat pidato Plt Sekda Bengkalis H. Arianto kala menyampaikan LKPJ
Bupati tahun 2016.
Sementara belasan anggota
DPRD Bengkalis yang hadir hanya bisa melirik kejadian tersebut. Bahkan
topi yang dipakai oleh sang anggota dewan tersebut sempat hampir lepas
dari kepala ketika ia tidur dengan pulasnya.
Laporan : Sapri
Tulis Komentar