Keterangan Gambar : Dishub Bengkalis berkomitmen tingkatkan pelayanan di Pelabuhan Roro Air Putih - Selari
BENGKALIS - Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis terus melakukan pembenahan di Pelabuhan Roro Air Putih-Sei Selari untuk meningkatkan pelayanan demi kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas penyeberangan itu.

Ha tersebut dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis Mhd. Adi Pranoto. Adi mengatakan program kerjanya selama 30 hari pertama sejak dilantik adalah menata ketertiban di penyeberangan RoRo karena hal merupakan urat nadi bagi masyarakat.
"Tiga puluh hari pertama sejak saya diberikan tugas oleh Ibu Bupati sebagai Pelaksana Tugas Kadishub, saya akan menata ketertiban di Pelabuhan RoRo," ujarnya.
Adi menerangkan penataan yang dilakukan seperti antrian kendaraan roda empat (mobil), kendaraan roda dua (sepeda motor) dan juga para tukang ojek yang beroperasi di lingkungan Pelabuhan.
"Khusus untuk ojek yang kita atur untuk penjemputan penumpang, artinya jangan sampai saat menjemput penumpang mengganggu aktivitas turun kendaraan yang baru tiba. Ini kita atur dengan cara membatasi jumlah ojek yang boleh sampai ke pinggir dermaga demi menjaga keselamatan," cakapnya.
Selain pengaturan ojek, pihaknya juga sedang membenahi kebersihan lingkungan Pelabuhan. Baik lokasi tunggu maupun toilet.
"Kemudian untuk kebersihan dilakukan gotong royong setiap satu minggu sekali. Dan juga yang terpenting adalah ketersediaan air dan lampu penerangan," imbuhnya.
Peralihan Pelayanan Antar Provinsi
Pelayaran RoRo dengan tujuan antar Provinsi yang bersandar di Pelabuhan Sei- Selari ke Batam direncanakan mulai awal tahun 2024 nanti akan kembali dialihkan ke Pelabuhan Buton Kabupaten Siak. Hal tersebut menyusul pembangunan Pelabuhan Buton yang ambruk sejak beberapa tahun lalu sudah selesai pembangunannya. Informasi itu diterima setelah berkoordinasi dengan pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP).
"Berdasarkan koordinasi kita dengan ASDP bahwa pelabuhan di Buton sudah selesai dan rencananya penyeberangan antar provinsi yang biasanya bersandar di pelabuhan Sei Selari akan dialihkan kembali,"cakap Plt Kadishub Adi Pranoto lagi.
Dipaparkan, keinginan Pemerintah Kabupaten Bengkalis pelayanan penyeberangan antar Provinsi tetap berada di Sei Selari. Namun disisi lain sebagai pertimbangan dermaga Sei Selari hanya ada dua dan dermaga satu juga butuh pemeliharaan. Hal ini dapat mengganggu proses bongkar muat kapal Bengkalis -Sei Selari
"Dengan digunakannya satu dermaga tersebut untuk bongkar muat penumpang antar provinsi akan memakan waktu 1 hingga 2 jam karena untuk lintasan panjang, ini mengganggu armada kapal dari Bengkalis ke Sei Selari sehingga sering terjadinya kapal mengapung menunggu kapal tujuan Batam selesai," pungkasnya.(Jal)
Tulis Komentar