Haji Rafee Bangun Pabrik Pupuk, Percepat Pengembangan Kawasan Industri Buruk Bakul

$rows[judul] Keterangan Gambar : Reses Anggota DPRD Bengkalis H. Muhammad Rafee di Sungai Pakning

SUNGAI PAKNING – Di tengah kesibukannya menyerap aspirasi masyarakat melalui rangkaian reses di Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis H. Muhammad Rafee membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat. Legislator itu mengungkapkan bahwa dirinya kini tengah memulai pembangunan pabrik pupuk di Desa Buruk Bakul sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pengembangan Kawasan Industri Buruk Bakul yang menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Pernyataan tersebut disampaikan Rafee saat menutup rangkaian reses di titik kedelapan yang berlangsung di halaman Cafe Belalang, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Sabtu (18/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan masyarakat yang memadati lokasi untuk berdialog sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan.

Menurut Rafee, pembangunan pabrik pupuk bukan sekadar investasi bisnis, tetapi merupakan bentuk komitmennya dalam ikut membangun perekonomian daerah. Kehadiran pabrik tersebut diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendukung kawasan industri yang sedang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

"Harapan saya, pabrik ini nantinya tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kita ingin anak-anak daerah memiliki kesempatan bekerja di kampung sendiri dan ikut merasakan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan pabrik pupuk tersebut sejalan dengan visi Bupati Bengkalis Kasmarni dalam mendorong percepatan pengembangan Kawasan Industri Buruk Bakul sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir Kabupaten Bengkalis.

Selain pembangunan pabrik, Rafee mengaku tetap berkomitmen membantu penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberian bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga masyarakat memiliki lebih banyak peluang untuk meningkatkan taraf hidup.

Dalam kesempatan itu, Rafee juga menyampaikan bahwa dirinya telah berulang kali menegaskan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis pada Pemilihan Legislatif mendatang.

Keputusan tersebut, katanya, bukan karena berhenti mengabdi kepada masyarakat, melainkan ingin memberikan ruang bagi generasi penerus, sekaligus memusatkan perhatian pada pengembangan dunia usaha dan pendidikan.

"Saya merasa pengabdian tidak hanya melalui jabatan politik. Masih banyak cara lain untuk berbuat bagi masyarakat. Insya Allah ke depan saya ingin lebih fokus membangun usaha yang bisa membuka lapangan kerja dan mengembangkan dunia pendidikan," katanya.

Salah satu bidang yang akan terus dikembangkannya adalah Sekolah Terpadu Al Hidayah di Desa Sejangat yang menaungi jenjang SD, SMP dan SMK, beserta pondok pesantren yang telah dirintisnya. Menurut Rafee, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan siap membangun daerah.

Di hadapan ratusan masyarakat yang menghadiri reses, Rafee memohon doa agar seluruh rencana tersebut diberikan kemudahan oleh Allah SWT.

"Saya mohon doa dari seluruh masyarakat. Semoga pembangunan pabrik pupuk berjalan lancar, sekolah dan pesantren yang kami bangun terus berkembang, sehingga semuanya benar-benar menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya di wilayah Gerbang Laksamana," tuturnya.

Menutup rangkaian reses di delapan titik, Rafee juga menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat yang telah menyampaikan berbagai aspirasi. Seluruh usulan yang diterima, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, akan diperjuangkan melalui DPRD Kabupaten Bengkalis sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Reses malam itu pun berakhir dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Antusiasme masyarakat menjadi cerminan kuatnya harapan agar berbagai gagasan pembangunan yang disampaikan H. Muhammad Rafee dapat segera terwujud dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil, Bandar Laksamana, dan Kabupaten Bengkalis secara keseluruhan.(Win)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)