Kades Novri Jefrika Apresiasi Politeknik Bengkalis, Pembangunan Jembatan beton Perkebunan Warganya

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kades Novri Jefrika Apresiasi Politeknik Bengkalis, Pembangunan Jembatan beton di Perkebunan Warganya

Laporan: Andhika

BENGKALIS- Pemerintah Desa Pangkalan Jambi Kades Novri Jefrika memberikan apresiasi serta ucapan terimakasihnya atas kerjasama yang baik terjalin selama ini. Terutama pembangunan jembatan beton bertulang sederhana yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) di Desa Pangkalan Jambi, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.

"Alhamdulillah, jembatan beton ini nantinya bisa memperlancar akses masyarakat menuju perkebunan kelapa sawit, terutama dalam pengangkutan hasil panen. Kami pemerintah desa mengucapkan terimakasih banyak kepada polbeng ini,"ucapnya.

Kades Novri Jefrika meengatakan jembatan berukuran 3 × 2 meter yang dibangun  tersebut melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan menerapkan teknologi beton praktis untuk menjawab kebutuhan infrastruktur warga. Sebelumnya, akses menuju kawasan perkebunan masih menggunakan jembatan kayu yang mengalami kerusakan sehingga menyulitkan masyarakat mengeluarkan hasil perkebunan.

 "Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan penghasilan dari perkebunan kelapa sawit. Keberadaan jembatan itu sangat penting. Ketika jembatan itu rusak, untuk mengeluarkan hasil-hasil perkebunannya susah,” ujar Novri saat ditemui awak media, Rabu 14 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut berada di Dusun Rukun dan menjadi salah satu akses yang digunakan warga untuk menuju perkebunan. Menurut perkiraannya, sekitar 30 hingga 40 persen masyarakat memiliki perkebunan yang aksesnya melalui jalan tersebut.

Novri mengapresiasi kerja sama dengan Polbeng dalam pembangunan jembatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga pendampingan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, setiap desa memiliki potensi dan persoalan yang berbeda. Karena itu, program pengabdian masyarakat diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan agar memberikan manfaat langsung bagi warga.

Sementara itu, Ketua tim pengabdian masyarakat Polbeng, Oni Febriani menjelaskan pembangunan jembatan dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat menuju perkebunan melalui penerapan konstruksi beton bertulang sederhana.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Implementasi Teknologi Beton Praktis pada Pembangunan Jembatan Desa sebagai Upaya Peningkatan Aksesibilitas Masyarakat”. Pelaksanaannya dilakukan oleh tim yang diketuai Oni Febriani bersama Dedi Enda serta melibatkan mahasiswa.

Oni mengatakan, pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.

Ia menjelaskan, proses pembangunan berlangsung sekitar dua minggu dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di Desa Pangkalan Jambi.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini didanai melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Politeknik Negeri Bengkalis tahun 2026. Tahun pendanaan tersebut merujuk pada keterangan yang disampaikan narasumber, sedangkan waktu pelaksanaan pembangunan perlu dibedakan dari tahun pendanaan dalam penyajian informasi kegiatan.

Melalui pembangunan jembatan beton ini, akses masyarakat menuju perkebunan diharapkan semakin lancar sehingga dapat mendukung aktivitas pengangkutan hasil panen. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi vokasi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Polbeng diharapkan dapat terus menjalin kerja sama dengan pemerintah desa melalui program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada kebutuhan nyata warga, sehingga manfaat pendidikan vokasi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)