SIAK KECIL – Di balik suksesnya peluncuran lima buku antologi karya siswa SMP Negeri 1 Siak Kecil pada peringatan Hari Anak Nasional 2026, ada sosok yang selama puluhan tahun tak pernah lelah menanamkan semangat literasi kepada generasi muda. Sosok itu adalah Plt Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Siak Kecil, Katwadi, S.Pd.

Jauh sebelum dipercaya memimpin Korwil Pendidikan Siak Kecil, Katwadi telah mengabdikan diri selama 28 tahun sebagai guru hingga pernah menjabat kepala sekolah di SMPN 1 Siak Kecil. Puluhan tahun pengabdian itu menjadikannya bukan sekadar pendidik, tetapi juga motivator yang terus menghidupkan budaya membaca, menulis, dan berkarya di lingkungan sekolah.

Bahkan, kecintaannya terhadap dunia literasi tidak hanya diwujudkan melalui motivasi kepada siswa dan guru. Katwadi juga ikut menjadi salah satu penulis dalam buku antologi cerpen "Rahasia di Balik Jendela", salah satu dari lima buku yang resmi diluncurkan pada acara tersebut bersama rekan-rekannya.

Dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo, Katwadi menegaskan bahwa buku-buku yang diterbitkan bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan bukti bahwa budaya literasi telah tumbuh dan berkembang di SMPN 1 Siak Kecil.
"Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi, cerpen, pantun, dan dongeng. Ini adalah bukti bahwa sekolah telah berhasil menumbuhkan budaya literasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian peserta didik menyampaikan gagasan melalui tulisan," ujarnya.
Menurut Katwadi, membaca dan menulis merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan. Karena itu, ia selalu mengingatkan para siswa agar tidak pernah berhenti belajar dan berkarya.
"Teruslah membaca, menulis, dan berkarya. Jadikan buku sebagai sahabat, karena dari membaca lahir pengetahuan, dan dari menulis lahir peradaban," pesannya yang disambut tepuk tangan para siswa.
Semangat yang dibangun Katwadi bukanlah sesuatu yang lahir dalam waktu singkat. Sejak masih menjadi guru, ia dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, bijaksana, dan selalu memberikan motivasi positif kepada siswa maupun rekan-rekan guru. Ketika menghadapi berbagai persoalan pendidikan, ia juga dikenal memiliki pendekatan yang solutif dan mampu merangkul semua pihak.
Karakter kepemimpinan itulah yang membuat Bupati Bengkalis Kasmarni memberikan kepercayaan kepada Katwadi untuk mengemban amanah sebagai Plt Korwil Pendidikan Kecamatan Siak Kecil.
Sementara itu, Ketua Tim Literasi SMPN 1 Siak Kecil, Maratul Matsna, S.Pd., M.Pd., mengakui bahwa semangat literasi di sekolah tidak lepas dari dukungan dan motivasi yang terus diberikan Katwadi.
Menurutnya, selama ini Katwadi selalu hadir memberikan dorongan kepada guru maupun siswa agar tidak berhenti membaca dan menulis, karena sebuah karya akan menjadi warisan ilmu yang bermanfaat bagi generasi berikutnya.
"Hari ini kami tidak hanya meluncurkan buku, tetapi merayakan lahirnya karya-karya terbaik dari para penulis muda. Lima buku ini menjadi bukti bahwa budaya membaca mampu melahirkan budaya menulis, dan budaya menulis akan melahirkan karya yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya," kata Maratul.
Ia berharap peluncuran lima buku antologi tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak penulis muda dari Siak Kecil.
Bagi keluarga besar SMPN 1 Siak Kecil, kehadiran Katwadi bukan hanya sebagai pejabat yang membuka acara atau menyampaikan sambutan. Ia adalah bagian dari sejarah sekolah yang selama hampir tiga dekade ikut membimbing ribuan siswa, mendampingi guru, serta menanamkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk menjadi penulis.
Peluncuran lima buku antologi itu pun menjadi bukti bahwa benih-benih literasi yang ditanam Katwadi bersama para guru selama bertahun-tahun kini mulai berbuah. Dari ruang-ruang kelas sederhana di Siak Kecil, lahir karya-karya yang menjadi saksi bahwa membaca, menulis, dan berkarya adalah jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Laporan : Erwin Riau El Malay
Tulis Komentar