Ketua Komite Wartawan Bengkalis Minta Panwaslu Tindak Caleg Yang Tak Indahkan Edaran Dewan Pers

$rows[judul] Keterangan Gambar : Darwis AK

Laporan : Andhika dan Jhon Hendri

 

BENGKALIS – Ketua Komite Wartawan Kabupaten Bengkalis (KWB) Darwis, AK meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk tidak segan – segan menindak Calon Legislatif (Caleg) yang tidak menjalankan Edaran Dewan Pers  Nomor  02/SE-DP/VIII/2018.

Surat Edaran Dewan Pers tersebut adalah tentang Posisi Media dan Imparsialitas Wartawan Dalam Pemilu 2019, dimana wartawan yang menjadi Caleg harus non aktif atau mundur permanen dari perusahaan media.

Berikut petikan edaran yang tertuang dalam Surat Edaran tersebut :

Dewan Pers perlu menegaskan kembali agar setiap wartawan yang memilih untuk maju menjadi calon anggota legislatif atau anggota DPD, ataupun menjadi anggota tim sukses partai atau tim sukses pasangan calon presiden-wakil presiden untuk :

1. Segera non-aktif sementara sebagai wartawan, atau

2. Mengundurkan diri secara permanen.

“Kita meminta kepada Panwaslu Kabupaten Bengkalis maupun Panwascam di seluruh kecamatan untuk memantau dan menindak tegas, jika ada Caleg dari wartawan yang belum mundur atau belum non aktif dari pekerjaan jurnalistiknya sesuai Edaran Dewan Pers tersebut,” ungkap Darwis, Senin (10/12/2018)

Darwis yang juga Direktur BPN ICI Provinsi Riau ini mengingatkan kepada wartawan yang nyaleg untuk non aktif sementara atau mundur permanen demi menjaga netralitas dan kemurnian tugas – tugas pers di daerah ini.

“Kalau sudah jadi Caleg jangan lagi mengaku sebagai wartawan dan mengerjakan pekerjaan wartawan,. Pekerjaan wartawan yang kami maksud itu mulai dari meliput dan membat berita, sampai dengan menagih koran, itu bukan lagi pekerjaan Caleg tapi domainnya rekan – rekan wartawan. Jadi jangan sampai dicampur aduk.” Pintanya.

Oleh karena itu dirinya mengimbau kepada semua pihak baik masyarakat, maupun stake holders untuk aktif memantau demi menjaga nama baik wartawan di Negeri Junjungan.

“Jika masyarakat menemukan ada Caleg yang melakukan tugas atau pekerjaan wartawan maka kita minta segera lapor ke Panwaslu atau PWI sebagai organisasi wartawan terbesar dan tertua untuk menindaknya,” pungkas Darwis.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)