Keterangan Gambar : Pimpinan DPH dan MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Menggelar Rapat terkait program kunjung adat
BENGKALIS - Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru tahun 2025, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, menggelar sebuah program penyuluhan tentang adat istiadat dan budaya Melayu di sekolah-sekolah dan kampus, untuk siswa dan mahasiswa baru di Kabupaten Bengkalis.

Program yang dinamai dengan "Kunjungan Adat" tersebut akan dilaksanakan selama beberapa hari. Selain Lembaga Adat, sejumlah pihak juga terlibat secara akhtif dalam program ini, antara lain Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Dewan Pendidikan, dan Tim Pengembangan Kurikulum LAMR Kabupaten Bengkalis.
Ketua Umum MKA, Datuk Seri H. Ilham Noer, mengatakan bahwa program ini sangat penting untuk memberikan pemahaman dasar tentang adat dan budaya Melayu.
"Ini program yang sangat baik, karena LAMR berpandangan, bahwa siswa dan mahasiswa baru merupakan generasibaru yang patut kita berikan bekal tentang adat dan budayanya sendiri," kata DS. Ilham Noer.
Senada dengan DS. H. Ilham Noer, Ketua Umum DPH LAMR, DS. Syaukani Al Karim, mengatakan bahwa program "Kunjung Adat" merupakan ikhtiar LAMR Kabupaten Bengkalis untuk menjaga nilai-nilai adat dan budaya Melayu di kalangan siswa dan mahasiswa baru.
"Ya, bersempena dengan tahun ajaran baru, LAMR menggelar program "Kunjung Adat" yang intinya memberikan pemahaman dasar tentang aspek-aspek adat dan budaya Melayu. Kegiatan ini terdiri dari beberapa kegiatan, antara lain memberikan pemahaman kepada pihak sekolah dan guru, dan setelah itu, dilanjutkan dengan turun langsung ke sekolah dan kampus-kampus. Kegiatan ini secara teknis akan dikelola oleh Tim LAMR, melalui Sekum MKA Datuk Darmansyah dan Sekum DPH Datuk Abdul Vattaah. Kita berharap kegiatan ini dapat terlaksana seperti yang kita harapkan," papar DS. Syaukani Al Karim.
Secara terpisah, Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Datuk Ikhsan, mengatakan bahwa Dewan Pendidikan sangat mengapresiasi kegiatan Kunjung Adat tersebut.
"Kita memberikan apresiasi kepada LAMR atas kegiatan Kunjung Adat. Kegiatan ini untuk mengenalkan kepada calon peserta didik dengan hal-hal yang berhubungan dengan adat Melayu. Kegiatan ini juga kita harapkan pada masa datang dapat dimasukkan dalam kegiatan muatan lokal, " kata Datuk Ikhsan.(WIN)
Tulis Komentar