PT KPI RU II Sungai Pakning Salurkan Bantuan Korban Banjir untuk Desa Bandar Jaya

$rows[judul]

Laporan: Andhika

SIAK KECIL- PT. Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Sungai Pakning kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis. Banjir telah berlangsung selama sepekan disebabkan tingginya intensitas hujan dan luapan Sungai Siak. Genangan air mencapai ketinggian 30 hingga 60 cm.

Sebagai bentuk tanggap darurat dan kepedulian terhadap masyarakat, PT KPI RU II Sungai Pakning memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti sembako dan peralatan kesehatan kepada warga yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang tengah menghadapi musibah.

“Kami dari PT KPI RU II Sungai Pakning hadir di tengah masyarakat Bandar Jaya untuk turut membantu saudara-saudara di sana. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang sedang menghadapi situasi sulit,” ungkap Ririanti Safrida, Manager Production RU II Sungai Pakning.

Dia juga turut menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi. “Kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa salah satu warga. Doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan. Semoga banjir ini segera surut dan seluruh masyarakat diberikan kesehatan. Semoga bencana ini cepat selesai agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan sehat,” tutup Ririanti.

Informasi dari Penjabat Kepala Desa Bandar Jaya Sunyoto, hingga saat ini terdapat empat kepala keluarga yang diungsikan. Sementara sebagian lainnya masih bertahan di kediaman masing-masing.

"Air mulai naik sejak beberapa hari lalu karena curah hujan yang tinggi. Warga kami masih bertahan di rumah dengan kondisi yang terbatas dan masih kekurangan kebutuhan pokok. Kami memerlukan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dari berbagai pihak," ujar Sunyoto.

Sunyoto terus mengimbau agar warga tetap waspada terhadap bahaya seperti hewan liar dan sengatan listrik dari genangan air. Mengingat bencana ini telah merenggut satu korban jiwa. 


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)