Sosialisasi Pencegahan Karhutla, PT SPM Edukasi Siswa MTs S Tarbiyatul Banin Siak Kecil

$rows[judul] Keterangan Gambar : Sosialisasi Pencegahan Karhutla, PT SPM Edukasi Siswa MTs S Tarbiyatul Banin Siak Kecil

BENGKALIS – PT SPM terus menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kali ini, perusahaan melakukan kegiatan sosialisasi kepada siswa MTs Swasta Tarbiyatul Banin, Desa Tanjung Belit, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan yang berlangsung meriah itu diikuti oleh sekitar 100 peserta, terdiri dari siswa, guru, serta tokoh masyarakat.


Hadir dalam acara tersebut Kepala Sekolah MTs S Tarbiyatul Banin, Dwi Yeni S.Pd, Humas PT SPM, Rian Akmalani yang mewakili Kepala Unit Bagiyo Raharjo, serta Fire Marshal PT SPM, Sulaiman, Pengurus dan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa tanjung Belit sebanyak 125 orang sebagai peserta.


Kepala Sekolah MTs S Tarbiyatul Banin, Dwi Yeni S.Pd menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digelar PT SPM.


"Syukur Alhamdulillah kegiatan yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini, siswa/i dapat memahami bahaya kebakaran serta mengetahui cara pencegahannya. Mereka juga bisa menjadi jembatan menyampaikan ilmu ini kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Siswa sangat antusias, apalagi ketika praktik di lapangan. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut dan PT SPM semakin sukses ke depannya," ujarnya.


Sementara itu, Humas PT SPM, Rian Akmalani menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menyampaikan pesan pencegahan Karhutla ke lingkungan sekitar.


"Kami PT SPM sangat berterima kasih kepada pihak sekolah yang antusias terhadap sosialisasi ini. Kami berharap pihak sekolah, komite, dan siswa/i bisa menjadi perpanjangan tangan ke masyarakat dan orang tua yang kesehariannya berkebun untuk sama-sama menjaga dan mencegah lingkungan dari kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.


Hal senada juga disampaikan Fire Marshal PT SPM, Sulaiman. Ia mengingatkan pentingnya kesadaran dalam aktivitas sehari-hari agar kebakaran tidak terjadi.

"Kami menyampaikan kepada siswa tentang Karhutla, sekaligus menjadi penghubung kepada orang tua bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membuat api unggun di areal rawan kebakaran, tidak membakar sampah di lahan saat angin kencang, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Mudah-mudahan siswa dapat memahami bahaya Karhutla yang kami sosialisasikan," terangnya.

Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah itu berjalan lancar dan penuh semangat. PT SPM menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi serupa akan terus dilakukan. Untuk agenda berikutnya, perusahaan berencana memberikan materi tentang bahaya kebakaran kepada tenaga kerja kontraktor.(WIN)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)