Sungai Selari Juara Belalang Cup II, Turnamen Antar Desa Serasa Ajang Nasional

$rows[judul] Keterangan Gambar : Haji Rafee dan panitia pelaksana foto bersama dengan pemenang

Bukit Batu – Sore itu, Kamis (14/8/2025), langit mulai berwarna jingga ketika dentuman bola voli berpacu dengan sorakan ribuan penonton di Belalang Arena di Lapangan Voli RK 5 Kelurahan Sungai Pakning.


Di tengah teriknya matahari yang perlahan mereda, dua tim terbaik—Sungai Selari dan Belalang A—bertarung sengit memperebutkan tahta juara Belalang Cup II. Setiap smash mengguncang lapangan, setiap angka disambut teriakan, dan setiap jeda terasa seperti tarikan napas terakhir sebelum sejarah tercipta.


Turnamen Volly Ball Putri Belalang Cup II untuk desa-desa di Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil, dan Bandar Laksamana akhirnya resmi ditutup sore itu. Pertandingan pamungkas berakhir menjelang azan Magrib dengan Sungai Selari keluar sebagai juara pertama, disusul Belalang A di posisi kedua, Desa Buruk Bakul di urutan ketiga, dan Desa Batang Duku sebagai juara keempat.


Yang membuat turnamen ini begitu seru adalah kebijakan panitia yang memperbolehkan setiap tim membawa pemain bayaran.


Dampaknya, laga-laga berubah menjadi ajang “perang bintang” dengan kehadiran nama-nama besar Porwil yang biasa mewakili Riau di tingkat nasional. Di antaranya Susan, Ica, dan Cantika di kubu Sungai Selari, Boy dan Tia di Belalang A, serta beberapa pemain top yang memperkuat Batang Duku dan Buruk Bakul.

Drama Final: Smash Tajam dan Kejar-Kejaran Angka


Sejak set pertama, kedua tim langsung menunjukkan permainan agresif. Smash tajam Susan dan Boy bergantian menggetarkan lapangan. Skor berulang kali imbang—20-20, 22-22—membuat sorakan penonton semakin riuh. Set pertama akhirnya direbut Belalang A 1–0 lewat smash silang mematikan Boy.

Set kedua, Sungai Selari bangkit. Susan memimpin serangan dengan jump serve keras, memaksa blok Belalang A kewalahan. Tekanan itu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1.

Set ketiga menjadi momen paling menegangkan. Smash-smash keras berganti, skor berkali-kali sama, dan blok Ica-Cantika sukses mematahkan beberapa serangan lawan. Dengan disiplin tinggi, Sungai Selari mengunci set ini dan unggul 2–1.

Memasuki set keempat, cahaya matahari semakin condong ke barat. Skor mencapai 24–23 untuk Sungai Selari. Service dilakukan, bola mengarah ke Susan. Ia meloncat tinggi, menghantam bola dengan kekuatan penuh—smash itu mendarat di tengah lapangan Belalang A. Peluit panjang berbunyi, dan sorak sorai pun meledak. Skor akhir 3–1 untuk Sungai Selari.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa juara. Perjuangan anak-anak luar biasa. Kemenangan ini untuk seluruh warga Sungai Selari,” ujar Iskandar, official tim, dengan wajah penuh haru.

Janji Turnamen Lebih Besar Tahun Depan

Turnamen ini disponsori penuh oleh Anggota DPRD Bengkalis H. Muhammad Rafee. Ia mengaku puas melihat antusiasme masyarakat dan kualitas pertandingan. “Tahun depan kita bikin lebih besar lagi, kategori putra dan putri, sistem open terbuka untuk umum. Saya ingin Belalang Cup jadi ikon olahraga Bengkalis yang di nanti - nanti,” tegasnya, didampingi panitia Jefrizal, Wawan Irnawan, Dade Arisandi, Tribuana, Rionaldi, Junaidi, Egi Samsepta, Jep, Yuli, Edi, Icha, panitia dari mahasiswa KKN UIN Suska Riau dan lainnya.

Bagi penonton, Belalang Cup II lebih dari sekadar pertandingan. “Rasanya seperti nonton PON, pemainnya kelas nasional semua. Salut untuk panitia dan sponsor,” kata Siti Aisyah, warga Buruk Bakul.

Dengan berakhirnya turnamen menjelang Magrib itu, masyarakat pun pulang membawa cerita, tepuk tangan, dan kebanggaan—menunggu Belalang Cup berikutnya yang dijanjikan akan lebih spektakuler.(Tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)