Koperasi BBDM Tebar Kepedulian untuk Desa, Bantuan Sosial Rp10 Juta per Desa Disambut Haru

$rows[judul] Keterangan Gambar : Penyaluran bantuan sosial dari Koperasi BBDM kepada Pemerintah Desa Sungai Selari

BENGKALIS – Komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat kembali ditunjukkan jajaran pengurus Koperasi Bukit Batu Darul Makmur (BBDM), koperasi yang kini telah terdaftar secara nasional.


Pada Rabu (13/05/2026), Koperasi BBDM menyalurkan bantuan sosial kepada delapan pemerintah desa dan satu pemerintah kelurahan yang berada di wilayah operasionalnya di Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau.


Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian koperasi kepada masyarakat desa yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan dan perkembangan Koperasi BBDM.


Adapun desa dan kelurahan penerima bantuan di Kecamatan Bukit Batu yakni Desa Buruk Bakul, Desa Batang Duku, Desa Sungai Selari, Kelurahan Sungai Pakning, Desa Pakning Asal, Desa Sejangat, Desa Dompas dan Desa Pangkalan Jambi.


Sementara untuk Kecamatan Siak Kecil, bantuan disalurkan kepada Desa Sungai Linau.

Pantauan di lapangan, penyaluran tahap pertama pada Rabu dilakukan kepada Desa Sungai Selari, Desa Batang Duku, Desa Buruk Bakul dan Desa Sejangat. Sedangkan penyaluran untuk desa lainnya dijadwalkan berlangsung pekan depan.


Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri langsung Ketua Koperasi BBDM Husni Libra, Wakil Ketua Rachmat Iwandi, Sekretaris Rajunel, Bendahara Zulkifli, Wakil Sekretaris Yusuf serta jajaran pengawas koperasi.

Ketua Koperasi BBDM, Husni Libra mengatakan bantuan sosial yang diberikan kepada seluruh desa di wilayah operasional tersebut masing-masing sebesar Rp10 juta.

Menurutnya, bantuan itu merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian koperasi terhadap masyarakat yang selama ini turut mendukung keberadaan dan perkembangan koperasi.

“Alhamdulillah hari ini kami dari jajaran pengurus Koperasi BBDM dapat kembali berbagi kepada desa-desa di wilayah operasional. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan masyarakat dan kegiatan desa,” ujar Husni Libra.

Ia menegaskan bahwa Koperasi BBDM ingin terus hadir bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, namun juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Kami ingin koperasi ini tumbuh bersama masyarakat. Ketika koperasi berkembang, maka manfaatnya juga harus bisa dirasakan masyarakat sekitar. Semoga hubungan baik ini terus terjalin dan koperasi semakin amanah ke depannya,” tambahnya.

Suasana haru dan penuh kehangatan terlihat saat bantuan diserahkan kepada pemerintah desa. Sejumlah kepala desa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Koperasi BBDM.

Penjabat Kepala Desa Sungai Selari, Erwan menyebut bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian koperasi terhadap masyarakat desa.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Koperasi BBDM. Ini bukan hanya soal nilai bantuan, tetapi bentuk perhatian dan kebersamaan yang sangat berarti bagi desa kami. Mudah-mudahan koperasi ini terus maju dan membawa manfaat lebih luas untuk masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Desa Batang Duku, Fadil yang mewakili Kepala Desa Batang Duku. Ia menilai keberadaan Koperasi BBDM telah memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami merasa bangga memiliki koperasi yang peduli dengan desa-desa di wilayah operasionalnya. Bantuan ini tentu sangat membantu dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga hubungan baik bersama koperasi,” katanya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Buruk Bakul, Hasanuddin mengaku tersentuh dengan perhatian yang diberikan jajaran pengurus koperasi.

“Di tengah kondisi ekonomi saat ini, bantuan seperti ini tentu sangat berarti. Kami melihat Koperasi BBDM bukan hanya berkembang secara usaha, tetapi juga memiliki rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Koperasi BBDM, Rajunel menjelaskan bahwa bantuan sosial tersebut bukan merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR), melainkan bantuan sukarela dari koperasi kepada desa-desa di wilayah operasional.

Ia menegaskan koperasi pada dasarnya tidak memiliki kewajiban menjalankan program CSR seperti perusahaan.

“Bantuan ini murni bentuk perhatian dan kepedulian dari jajaran koperasi kepada desa-desa di wilayah operasional. Jadi sifatnya bantuan lepas, bukan CSR. Nominalnya juga bisa berubah menyesuaikan kemampuan keuangan koperasi,” jelas Rajunel.

Menurutnya, kepedulian sosial menjadi salah satu nilai yang terus dijaga oleh Koperasi BBDM dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

“Kami percaya koperasi yang baik bukan hanya mampu berkembang secara administrasi dan usaha, tetapi juga harus memiliki manfaat sosial bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.(Red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)