Proaktif Bergerak Maju, Kholijah Apresiasi PGRI Pinggir dan Talang Muandau

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kadisdik Bengkalis Hj. Kholjah foto bersama dengan pengurus PGRI Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau.

PINGGIR, - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hj Kholijah melantik dan mengukuhkan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau.

Kegiatan yang diadakan di Gedung Serbaguna Hj. Nuriyah Bintin Sontel, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir Jumat, 2 September 2022. 

"Ditangan Bapak/Ibu Pendidiklah dunia pendidikan akan menjadi sangat bermakna, guru adalan insan yang sangat mulia yang mampu menciptakan peserta didik yang berkualitas dan mampu bersaing dengan dunia digital harus saling berjabat tangan dalam memajukan dunia pendidikan begitu luar biasa," ucap Kholijah.

Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis itu kembali mengingatkan agar solidaritas dan soliditas antar pendidik, tenaga kependidikan dan stakeholder terkait harus terus dijaga dan dirawat.

"Sebab untuk memajukan dunia pendidikan itu menjadi tanggung jawab kita semua," pesannya.

Kemudian, wanita  yang biasa dipanggil Bunda ini, mengingatkan agar segera merancang program kerja baru yang lebih inovatif dan bermakna serta mampu merangkul kebutuhan pendidik di daerahnya dan tetap optimis untuk terus bergerak maju. 

"Prioritas program kerja PGRI untuk kedepannya diharapkan benar-benar menyentuh guru, mulai dari kesejahateraan dan permasalahan serta fokus dalam upaya meningkatkan kempetensi para guru," tegasnya.

Untuk diketahui, adapun pengurus PGRI Kecamatan Pinggir masa bakti 2020-2025 adalah Sundakir(Ketua), Ali Afrizal(Wakil Ketua), Isnawati (Sekretaris), Leni Azref (Wakil Sekretaris), Siti Rumiati (Bendahara).

Dibantu beberapa sekretaris bidang, yaitu H. Budi Hermanto (Organisasi dan Kaderisasi), Elmi Suhaimi (Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan), Zainatulwarni (Pengembangan Profesi), Gusni Eliza (Pengembangan Karier), Armin Vito (Kode etik, bantuan hukum, advokasi dan perlindungan profesi), Syahniar (Pendidikan dan pengabdian masyarakat), Damrizal (Pembinaan dan pengembangan tenaga pendidikan), Aslim (Kerjasama dan pengembangan usaha), Ellyonnova (Pemberdayaan perempuan), Lismawati (Komunikasi dan informasi), Tengkiu Aswandi (olahraga seni dan budaya), Jasrizal dan Rosmawati (Pembina kerohanian dan karakter bangsa), Herlisa Seprita (Pengembangan pendidikan khusus dan formal).(Red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)