RiauBerdaulat.com,JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi akhirnya menambah jatah
kuota haji Indonesia yang sudah lama ditunggu-tunggu warga muslim.
Lewat jumpa pers di Istana Kepresidenan, Presiden Joko Widodo
menyampaikan bahwa pemerintah Arab Saudi telah menyetujui tak hanya
pengembalian kuota normal haji Indonesia, tapi juga penambahan kuota.
"Kuota haji untuk Indonesia tahun 2017 menjadi 221 ribu," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Rabu, 11 Januari 2017 dilansir dari Tempo.co.
Jokowi melanjutkan, angka 221 ribu tersebut terdiri atas kuota normal
haji Indonesia sebesar 211 ribu dan penambahan sebesar 10 ribu. Pada
tahun lalu, kata mantan Wali Kota Solo itu, angkanya tidak sebesar itu.
Pada 2016, besar kuota haji untuk Indonesia adalah 168.800 atau lebih
kecil 52.200 dibandingkan kuota terbaru. Angka tersebut lebih kecil
dibandingkan kuota normal dikarenakan pemerintah Arab Saudi tengah
melakukan perluasan Masjidil Haram kala itu.
"Sebagai catatan,
sejak 2013, kuota jemaah haji Indonesia dan negara lainnya memang
diturunkan 20 persen karena perluasan itu," ujar mantan Gubernur DKI
Jakarta ini.
Dengan sudah jelasnya kuota haji untuk Indonesia, Jokowi mengatakan persiapan haji 2017 sudah bisa dimulai. Harapannya, pelaksanaan haji tahun ini bisa berjalan lancar.
Bengkalis Tunggu Instruksi Kemenag Riau Soal Penambahan Kuota
Adanya penambahan Kuota Jamaah Haji sebanyak 52.200 jiwa untuk Indonesia tentu berdampak kepada kuota haji bagi seluruh daerah termasuk Kabupaten Bengkalis.
Dengan adanya penambahan kuota itu diharapkan daftar antri Jemaah Calon Haji (JCH) dari Bengkalis yang sebelumnya harus menunggu bertahun-tahun dapat dipangkas waktunya seiring dengan jumlah keberangkaatan jamaah.
"Alhamdulillah jika ada penambahan Kuota itu berita gembira untuk calon Jemaah Haji," tutur Jumari Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkalis menjawab RiauBerdaulat.com
Dikatakan Jumari memang sampai hari ini Kemenag Bengkalis belum menerima Instruksi ataupun surat resmi dari Kementrian Agama Provinsi Riau. Akan tetapi jika benar ada penambahan kuota yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia itu tentu akan berpengaruh untuk seluruh daerah termasuk Kabupaten Bengkalis.
"Ya jadi kita tunggu saja tindak lanjutnya dari Kemenag Pusat dan Provinsi," tutup Jumari.(RBN)
Tulis Komentar