Keterangan Gambar : Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnaen didampingi Sekretaris Damkar Bengkalis Herman dan Danrem memantau langsung Karlahut di Kecamatan Batin Solapan
Laporan : Erwin
RiauBerdaulat.com,BATHINSOLAPAN – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis bersama tim terpadu terus melakukan pemadaman terhadap lebih kurang 20 Hektar lahan terbakar di Desa Buluh Manis Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.
Pantauan media ini, Rabu (26/7/2017) lalu Petugas Damkar terpadu bersama TNI, POLRI, Masyarakat Peduli Api (MPA) yang melakukan pemadaman kebakaran dipantau langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara , Danrem Kolonel Inf Abdul Karim, Kepala BPBD Provinsi Riau Edward Sanger, Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni dan Kepala Dinas Damkar Bengkalis yang diwakili sekretaris Herman Achmad yang langsung turun ke lokasi.
Sekretaris Damkar Kabupaten Bengkalis Herman Achmad mengungkapkan bahwa pemadaman yang dilakukan di lahan terbakar desa buluh manis juga diperkuat dengan menurunkan 3 helicopter water boom dari BNPB provinsi.
“Kemarein kita sudah turun ke lapangan bersama Bapak Kapolda, Danrem dan lainnya. Diketahui lahan yang terbakar diperkirakan sudah lebih dari 20 hektar. Kondisi kebakaran untuk saat masih dapat dikendalikan. Sesuai arahan Danrem dan Kapolda, petugas kita di lapangan untuk senantiasa semangat dalam memadamkan api. Jangan sampai meluas dan menimbulkan bencana asap. Memang cuaca panas saat ini menyebabkan lahan dan hutan rawan terbakar. “ ungkap Herman.
Dikatakan Herman untuk saat ini Petugas Damkar Kabupaten Bengkalis juga sedang melakukan
pemadaman di desa sekodi kecamatan Bengkalis.
“Sesuai dengan perintah Bupati bengkalis ke Dinas Damkar, kita tetap siaga dan
secara terus menerus melakukan inspeksi terutama untuk wilayah - wilayah yang
rawan terbakar, selain itu kita juga memperkuat koordinasi dengan pihak terkait
seperti TNI, POLRI, MPA dan komponen masyarakat lainnya,” katanya.
Menurut Herman Pemerintah Kabuapaten Bengkalis siap mendukung penuh pencegahan
kebakaran lahan dan hutan, baik dari personil pemadam maupun sarana dan
prasarana yang dibutuhkan dalam rangka mencegah karlahut di Provinsi Riau.
"Pada
prinsipnya kita siap siaga dalam menangani karlahut di Kabupaten
Bengkalis, hanya saja kendala saat ini adalah kekurangan mobil
operasional yang memadai, mudah-mudahan ke depan mobil operasional untuk
petugas ke lapangan dapat terakomodir," tutup Herman.
Tulis Komentar